Kami percaya akses hukum harus dimulai dari pemahaman yang jelas
Lexa membangun jembatan antara masyarakat yang butuh orientasi hukum awal dan pengacara berlisensi โ dimulai dari percakapan gratis yang berbasis sumber resmi.
Misi Kami
Banyak orang menunda mencari bantuan hukum karena tidak tahu isu hukumnya, dokumen apa yang perlu disiapkan, atau kapan harus bicara dengan advokat. Lexa hadir untuk mengurangi hambatan itu: asesmen AI gratis di awal, lalu opsi konsultasi pengacara mitra dengan tarif sesi yang transparan.
Fokus terbesar kami ada pada kualitas chatbot AI hukum โ karena dialah yang menentukan apakah janji ini benar-benar bisa dipercaya sejak interaksi pertama.
Bagaimana Kami Membangun Kepercayaan
- Basis pengetahuan menggunakan sumber resmi; review ahli hukum masih berlangsung.
- Setiap jawaban chatbot menyertakan rujukan pasal/UU yang bisa diverifikasi.
- Pengujian rutin (benchmark) menggunakan studi kasus nyata sebelum rilis maupun setelah update.
- Human-in-the-loop review berkala terhadap sampel percakapan untuk menjaga konsistensi kualitas.
Prinsip yang memandu setiap keputusan produk
Kompeten, Bukan Sekadar Cepat
Chatbot kami wajib berbasis RAG dari basis data hukum terkurasi โ bukan sekadar tebakan model AI umum.
Membantu, Bukan Menggantikan
AI kami memberikan asesmen awal. Keputusan hukum final selalu berada di tangan advokat berlisensi.
Kerahasiaan adalah Prioritas
Dokumen dan kronologi sensitif klien dienkripsi dan dikelola sesuai UU Pelindungan Data Pribadi.
Dibangun dengan kepatuhan dan batasan produk yang jelas
Tim Lexa sedang memperluas validasi substansi bersama mitra advokat. Saat ini, keluaran AI adalah asesmen awal berbasis basis data regulasi terkurasi dan tidak menggantikan nasihat hukum final.
Ingin tahu lebih lanjut soal Lexa?
Tim kami siap menjawab pertanyaan seputar produk, kemitraan pengacara, maupun kolaborasi lainnya.
Hubungi Kami